oleh

Gugusan Karts Rammang Rammang Maros Diajukan sebagai Kandidat UNESCO Global Geopark Indonesia

-BERITA, WISATA-159 views

Komite Nasional Indonesia untuk UNESCO telah mengajukan secara resmi Geopark Nasional Maros-Pangkep sebagai kandidat Global Geopark Indonesia. Pengajuan ditujukan ke Sekertariat UNESCO di Paris.

Gugusan karts Rammang Rammang Maros
Bupati Maros, Hatta Rahman bersama Kadisbudpar Maros, M Ferdiansyah di kawasan taman wisata alam air terjun Bantimurung Maros.

Hal ini tertuang dalam surat bernimor 66600/A6/KS/2020, yang ditandatangi Executive Chairman for Indonesia Nasional Commision for UNESCO, Prof Arief Rachman.

Badan Pengelola Geopark Maros-Pangkep, mengelola sekitar 70 ribu hektare lahan. Wilayah administrasinya masuk Kabupaten Maros dan Pangkep.

Geopark Maros-Pangkep, telah ditetapkan sebagai Geopark Nasional sejak November 2017.

Sementara, di Indonesia, ada 4 Geopark yang berstatus UNESCO Global Park, yaitu, Geopark Batur Bali, Gunung Sewu Jawa Timur, Rinjani Pulau Lombok, dann Ciletuh-Pelabuhan Ratu Jawa Barat.

Geopark Maros-Pangkep merupakan Taman Nasional Geopark di Sulawesi Selatan, dalam Geopark ini, gugusan kars Rammang Rammang Maros menjadi destinasi wisata alam unggulannya.

“Alhamdulillah, ini menjadi kado terbaik dan semangat baru untuk Maros-Pangkep, untuk Sulawesi Selatan, untuk Indonesia,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Maros, M Ferdiansyah, Minggu (2/8/2020).

Dahulu, kawasan Rammang Rammang Maros hanya dapat dicapai lewat Pasar Kali Bone yang terletak di jalan poros Maros-Pangkep, dengan menggunakan perahu.

Gugusan kars Rammang Rammang terletak di Desa Salenrang Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros. Keunikan dari gugusan kars Rammang Rammang Maros ini memiliki gugusan pegunungan karst yang indah dan unik.

Di tahun 2017 lalu, kawasan karst ini telah menjadi Taman Nasional Geopark dan sedang diajukan kepada UNESCO untuk menjadi UNESCO Geopark Global atau geopark tingkat internasional.

Tahun 2018, pengunjung Rammang Rammang Maros mencapai 74.708 wisatawan, lokal maupun mancanegara

Untuk mengunjungi Rammang Rammang Maros dapat ditempuh melalui jalur darat. Hanya berjarak sekitar 40 km dari Kota Makassar. Bisa menggunakan angkutan umum, seperti Petepete.

Dari Terminal Daya menaiki Petepete jalur Maros-Pengkep. Setelah itu turun di pertigaan Semen Bosowa, kemudian berjalan kaki tak jauh dari arah masuk persimpangan gerbang Dermaga Salenrang terlihat jelas tempat masuknya wisatawan ke Rammang Rammang.

Di sepanjang perjalanan masuk dermaga, akan disuguhkan dengan hamparan sawah hijau yang luas.

Sedangkan, saat menggunakan kendaraan pribadi, sama seperti melawati rute kendaraan umum namun bisa juga mengambil jalur tol agar cepat sampai.

Sayangnya kendaraan pribadi ataupun umum tak dapat digunakan untuk menjelajahi Rammang Rammang Maros. Bagi yang membawa kendaraan pribadi cukup memarkirkan kendaraannya di depan dermaga.

Menuju kawasan gugusan karts Rammang Rammang Maros, harus menumpang perahu di Dermaga Salenrang.

Gugusan karts Rammang Rammang Maros
Pesona wisata gugusan karts Rammang Rammang Maros.

Siapkan uang tunai untuk sewa perahu. Untuk 1-4 orang, kira-kira harga sewa perahu Rp 200 ribu per perahu. Untuk tujuh orang, kira-kira harga sewa perahu Rp 250 ribu.

Sedangkan untuk 10 orang, harga sewa perahu Rp 300 ribu. Perjalanan bisa memakan waktu 40 menit di kawasan gugusan karts Rammang Rammang Maros.

Destinasi wisata yang dapat dikunjungi di kawasan gugusan karts ini, di antaranya Kampuang Berua, Situs Pasaung, Ammarung, Gua Berlian, Gua Kelelawar, Telaga Bidadari, Situs Karama, Gua Kunang Kunang, Kampung Laku, Hutan Batu, Situs Batu Tianang.

Selanjutnya ada empat dermaga di kawasan gugusan karts Rammang Rammang Maros, yakni Dermaga Satu Salenrang, Dermaga Dua Rammang Rammang, Dermaga Tiga Kampung Berua dan Dermaga Telaga Bidadari.

Kawasan gugusan karts ini ditunjang berbagai fasilitas demi memudahkan para pengunjung saat berwisata, jika dari arah masuk Kampung Berua, bakal melihat beberapa warung yang berjejer. Biasanya menjadi tempat makan dan persinggahan bahkan untuk bersantai.

Tak hanya itu, berbagai menu makanan ringan ditawarkan, seperti mie instan, minuman dingin atau makanan ringan. Namun, jika pada musimnya udang galah bisa menjadi menu pilihan di Kampung Berua.

Pasalnya, warga sekitar juga biasa memanen udang untuk dikonsumsi ataupun dijual. Adapula tempat ibadah bagi muslim, gazebo di tengah sawah hingga homestay di rumah-rumah penduduk.

Kawasan gugusan karts Rammang Rammang Maros dikenali sebagai pegunungan batu karst terbesar kedua di dunia. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru