oleh

Pilkada Maros: Unggahan ASN di Media Sosial Jadi Perhatian Bawaslu

Selama masa Pilkada, unggahan Aparatur Sipil Negara (ASN) di media sosial jadi perhatian Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), terkait netralitas ASN.

Unggahan ASN Maros Dilaporkan ke KASN
Saat ini Bawaslu Kabupaten Maros melaporkan satu ASN ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). ASN itu diduga melakukan pelanggaran netralitas ASN.

Ketua Bawaslu Maros, Sufirman mengatakan, ASN tersebut diduga telah mengunggah tagline pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Maros di akun media sosial.

“Ada satu kasus dugaan pelanggaran yang kami telah teruskan ke KASN untuk ditindak lanjuti. Sebelumnya kami telah memanggil yang bersangkutan untuk klarifikasi,” ujar Ketua Bawaslu Maros, Sufirman, Sabtu (12/9/2020).

Pihaknya belum bisa menyebutkan nama ASN yang terlibat, pasalnya hal ini masih berupa dugaan dan belum terbukti. Terkait sanksi, pihaknya menyerahkan semuanya ke KASN.

KASN akan merekomendasikan sanksi pelanggaran ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Maros.

Selain kasus itu, Bawaslu Maros juga mengaku sedang memproses dua kasus dugaan pelanggaran netralitas ASN lainnya. Hanya saja, kasus itu belum bisa diteruskan karena belum cukup bukti dan saksi.

Kedua kasus dugaan pelanggaran itu juga bersumber dari unggahan di media sosial. Mereka diduga telah mengunggah tagline bacalon.

“Dugaannya sama, soal unggahan di medsos, tapi kami masih dalami dulu,” jelasnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru