oleh

Pemkab Maros Putihkan PBB Tahun 2013 ke Bawah

Pemkab Maros memutihkan pajak bumi dan bangunan (PBB) untuk tahun 2013, 2012, 2011 dan seterusnya. Wajib pajak hanya dibebankan membayar PBB tahun 2014 ke atas hingga tahun 2020.

Pemkab Maros Putihkan PBB Tahun 2013 ke Bawah
Pimpinan Cabang Bank Sulselbar Maros, Hazjul bersama Bupati Maros, HM Hatta Rahman.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Maros, A Sam Sophyan mengatakan, hal ini dilakukan Pemkab Maros untuk memudahkan masyarakat dalam membayar PBB.

Untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, Dispenda Sulsel menghadirkan tempat pembayaran PBB online yang mobile.

Jika selama ini, wajib pajak melakukan pembayaran PBB ke kantor Pos, ATM, Bank atau minimarket, Pemkab Maros memilih menggunakan kendaraan roda empat untuk mempermudah pembayaran PBB.

Sistem pembayaran mobile ini ampuh meningkatkan PAD. Sebab, Pemkab Maros telah menyediakan mobil pelayanan pajak yang setiap hari pasar stand by di pasar-pasar.

“Ternyata penyediaan mobil pajak di pasar-pasar lebih efektif dan efesien. Hasilnya juga memuaskan,” ujarnya, Rabu (16/9/2020).

Inovasi baru yang dilakukan ini lebih mudah dengan sistem pembayaran sebelumnya.

“Para wajib selain berbelanja juga sekaligus membayar PBB,” tambahnya.

Menurutnya, dengan tersedianya mobil pajak di pasar-pasar pembayaran PBB lebih mudah dibanding kabupaten lain. Inovasi baru ini membuat pajak daerah dan retribusi daerah (PDRD) meningkat dari 72 persen tahun 2019 meningkat menjadi 93 persen tahun 2020.

“PDRD Kabupaten Maros, meningkat dari 72 persen pada September tahun 2019, menjadi 93 persen pada tahun 2020,” ungkapnya, dari rilis Dispenda Sulsel melalui sulselonline.com.

Ia mengatakan, peningkatan ini akibat melakukan mobile di setiap hari pasar, menggunakan mobil, sehingga masyarakat khususnya yang tidak mau antri untuk membayar PBB, cukup datang saja di pasar yang ada di Kabupaten Maros, sesuai jadwal hari pasar. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru