oleh

Hari Ozon Sedunia: Siswi SPIDI Tanam Mangrove di Rammang Rammang dan Sikapayya Bontoa Maros

Memperingati Hari Ozon Sedunia, sivitas Sekolah Putri Darul Istiqamah (SPIDI) Maros gelar aksi tanam 1000 bibit mangrove.

Hari Ozon Sedunia: SPIDI Tanam 1000 Mangrove Rammang Rammang Maros
Penanaman bibit mangrove dilaksanakan di Geopark Rammang Rammang dan Sikapayya Village Desa Salenrang Bontoa Maros, pada Rabu 16 September 2020.

Selain mangrove, juga ada 1000 bibit dari berbagai jenis tanaman, seperti jati, kopi, jeruk dan lain-lain.

Total ada 2000 bibit tanaman yang dikumpulkan SPIDI di Hari Ozon Sedunia ini. Seluruhnya disediakan dari Kantor Perwakilan Balai Perbenihan Tanaman Hutan Wilayah II.

Sebagian bibit juga disalurkan pihak SPIDI kepada Kepala Desa Salenrang Maros untuk ditanam oleh warga sekitar.

Sebelumnya sivitas melakukan penanaman bibit pohon di area SPIDI.

Aksi tanam pohon juga serentak dilakukan siswi SPIDI di rumah masing-masing, dikarenakan kondisi penerapan pembelajaran jarak jauh di masa pandemi saat ini.

“Sangat senang karena dengan adanya penanaman pohon, akan mengurangi pemanasan global,” kata siswa SPIDI Maros, Mahza Azurah Rahma.

Aksi tanam pohon rutin diadakan SPIDI setiap tahun. Kegiatan ini bertujuan sebagai kontribusi nyata SPIDI dalam pelestarian lingkungan.

“Tujuannya mengambil peran dalam upaya keberlanjutan lingkungan, sebagai bentuk SPIDI berkhidmat untuk umat,” ujar Direktur Pendidikan SPIDI Maros, Riza Sativani Hayati MPd, dalam rilis media, Kamis (17/9/2020).

Untuk dikethaui, lapisan pelindung bumi yang disebut ozon saat ini dikabarkan semakin menipis. Dampak penipisan lapisan ozon ini menimbulkan pemanasan global.

Lapisan ozon adalah sebuah lapisan gas alam yang terletak di atmosfer. Di antara fungsi lapisan ozon yang paling penting adalah melindungi manusia dan makhluk hidup di bumi dari radiasi ultra violet berbahaya yang dihasilkan oleh matahari.

Secara umum lapisan ozon banyak terdapat di stratosfer pada 10 hingga 50 kilometer di atas permukaan bumi. Lapisan ozon menyaring sebagian besar dari cahaya matahari yang menuju ke bumi terutama yang dapat merugikan makhluk hidup.

Para ilmuwan telah menemukan bahwa lapisan ozon mulai mengalami penlurunan secara drastis pada tahun 1970-an.

Hari Ozon Sedunia diinisiasi oleh PBB untuk memperingati Protokol Montreal pada 1987 tentang zat yang menguras lapisan ozon, bahwa masyarakat harus menyadari pentingnya usaha untuk mengurangi pemakaian zat dan bahan perusak ozon.

Di antara bahan perusak ozon yang paling banyak digunakan di peralatan seperti lemari es dan pendingin ruangan. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru