oleh

Partai Golkar Rilis Hasil Survei Terbaru Pilkada Maros 2020

DPP Partai Golkar merilis hasil survei terbaru Pilkada Maros 2020. Pasangan Andi Tajerimin-Havid Fasha mengalami kenaikan elektabilitas.

Partai Golkar Rilis Hasil Survei Terbaru Pilkada Maros 2020

Hanya dalam sebulan, usungan Partai Golkar bersama PKB, Partai Demokrat dan Partai Gerindra itu mengalami kenaikan elektabilitas 11 persen.

Survei ini digelar 20-30 Agustus 2020 oleh Pusat Demokrasi dan Hak Azasi Malanusia (PusdeHAM) Universitas Ailangga (Unair) Surabaya, lembaga tepercaya yang memang menjadi langganan DPP Partai Golkar.

Ketua DPD Partai Golkar Maros yang juga Ketua Tim Pemenangan Tahfidz, Andi Patarai Amir mengatakan, survei terbaru ini menjadi tambahan semangat untuk terus bergerak.

Apalagi sejak deklarasi dan mendaftar di KPU Maros pada 4 September 2020, Andi Tajerimin dan Havid Fasha serta para tokoh utama di tim semakin intens ke akar rumput.

Ia menyebut bahwa ada hal yang patut dicermati, pertama, lompatan elektabilitas Tahfidz yang naik signifikan 11 persen dalam waktu sebulan saja. Kedua, angka swing voter yang masih sangat tinggi.

Hal itu juga yang menurutnya mendorong internal tim melakukan optimalisasi. Sebab ternyata masih sangat banyak calon pemilih yang belum menentukan sikap.

“Dengan program-program unggulan Tahfidz, kami yakin bisa menyentuh hati masyarakat,” ujarnya, Sabtu (19/9/2020).

Ia meminta tim pemenangan serta jaringan parpol pengusung menggenjot sosialisasi program.

“Jadi kita harus lebih cermat untuk melakukan pergerakan, yaitu berdasarkan data untuk memastikan kepastian pemilih,” kata Ketua DPRD Maros itu.

Rilis survei ini dikemas dalam rapat virtual via Zoom bersama pengurus perovinis dan kabupaten-kota serta seluruh kandidat yang diusung di Pilkada serentak 2020.

Sementara, Ketua Tim Pemenangan Keluarga Tahfidz, Nurhasan mengatakan, satu-satunya pasangan yang naik elektabilitasnya adalah Tahfidz.

“Pasangan lainnya cenderung stagnan, bahkan ada yang turun,” ucapnya.

Ia mengatakan, dengan waktu dua bulan lebih, masih sangat cukup untuk menjangkau para calon pemilih, memperkenalkan program.

“Misalnya program beasiswa dari APBD setiap tahunnya untuk siswa, mahasiswa dan warga Maros yang mau lanjut studi ke jenjang lebih tinggi, serta gratis pakaian sekolah dari kaki sampai kepala. Itu sangat seksi dan terbukti digemari sejauh ini,” jelasnya.

Program gratis lain, semisal gratis layanan kesehatan Oto Dottoro, gratis sambungan baru PDAM, gratis biaya bantuan hukum, hingga gratis perlengkapan mayat serta biaya ambulans dan biaya pemakaman untuk masyarakat prasejahtera.

Program unggulan lainnya, penyediaan 10.000 lowongan pekerjaan, pembangunan GOR dan membangkitkan Persim Maros, pembangunan sirkuit berbasis pariwisata, bantuan pembangunan rumah layak huni, hingga peningkatan insentif bagi kepala dusun, RT, RW, imam masjid, guru mengaji dan petugas marbot.

Kemudian subsidi pupuk dan bibit bagi petani, mendorong kredit tanpa bunga untuk UMKM, revitalisasi pasar rakyat menjadi pasar modern, gerakan masjid cantik, dan tak kalah penting peningkatan kualitas kesejahteraan guru PNS dan honorer.

“Masih ada lagi program unggulan kita. Bisa dibandingkan dengan semua visi misi yang ada untuk pilkada ini, insyaallah Tahfidz yang terbaik,” paparnya. (*/)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru