oleh

Warga Maros Tak Pakai Masker Dihukum Push Up dan Pungut Sampah

Operasi yustisi penerapan disiplin protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 di Maros, menyasar masyarakat yang tidak menggunakan masker.

Pelanggar Protokol Kesehatan di Maros Dihukum Push up dan Pungut Sampah

Operasi ini digelar di beberapa titik jalan di Kabupaten Maros. Seperti di kawasan wisata kuliner PTB Maros, Minggu (20/9/2020).

Warga yang kedapatan tidak menggunakan masker dirazia oleh petugas gabungan Polres Maros, Kodim 1422 Maros, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Pemkab Maros.

Selain PTB Maros, titik razia ada di pasar tramo, pasar sentral, Grand Mall Maros dan Bandara Sultan Hasanuddin Maros.

Di beberapa lokasi razia, pelanggarnya ditindak dengan peringatan ringan, seperti sanksi sosial hingga sanksi fisik disuruh push up. Ada pula yang disuruh memungut sampah di tempat umum.

Kabag Ops Polres Maros, AKBP Muh Jufri mengatakan, razia masker ini bertujuan untuk menekan dan memberantas penyebaran Covid-19 di Maros.

“Untuk di kawasan wisata kuliner PTB, operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan dilakukan pemberian sanksi sosial kepada para pelanggar berupa push up dan memungut sampah,” ujarnya.

Sedangkan untuk di pusat perbelanjaan, seperti pasar dan mal, petugas gabungan membagikan masker gratis kepada masyarakat.

“Pembagian masker gratis juga kami lakukan di pusat perbelanjaan seperti mal dan pasar,” jelasnya.

Kegiatan ini akan dilangsungkan hingga 30 Oktober 2020.

“Saat ini kita sementara menunggu Peraturan Bupati Maros Nomor 78 Tahun 2020 untuk disahkan menjadi Peraturan Daerah, sebagai payung hukum pendisiplinan masyarakat terkait protokol kesehatan Covid 19,” tuturnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru