oleh

DPRD dan Pemkab Maros Siapkan Sanksi Pidana dalam Perda Covid-19

Pemkab Maros bersama DPRD Maros telah menyetujui Rancangan Perda (Ranperda) penanganan Covid-19 untuk ditetapkan.

Pemkab Maros
Hal ini ditandai dengan penandatangan Ranperda oleh Bupati Maros, HM Hatta Rahman dan Ketua DPRD Maros, HA Patarai Amir di ruang rapat kantor DPRD Maros, Jumat kemarin.

Ranperda ini mengatur mengenai sanksi bagi masyarakat yang tidak menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, khususnya bagi penggunaan masker.

“Kita sudah sepakati rancangan Perda tersebut untuk kemudian diteruskan ke provinsi untuk disetujui. Jadi perkiraan minggu depan sudah mulai berlaku,” ujar Hatta Rahman, Sabtu (10/10/2020).

Menurutnya, Perda ini diperlukan untuk menekan angka kasus Covid-19 di Kabupaten Maros, dengan melakukan pendisiplinan protokol kesehatan.

Sementara. Kabag Hukum dan HAM Pemkab Maros, Sulastri menjelaskan bahwa sanksi yang diberlakukan tergantung jenis pelanggarannya.

“Ada sanksi pidana dan administrasi, untuk sanksi pidana itu dikenakan bagi mereka yang menghalang-halangi penerapan protokol Covid,” ungkapnya.

Sanksi itu berupa ancaman pidana paling lama kurungan 1 bulan, serta denda paling banyak Rp 5 juta.

“Untuk yang menghalangi petugas pemakaman Covid, diancam kurungan paling lama 2 bulan dan denda paling banyak Rp 10 juta,” jelasnya.

Sementara untuk pelanggaran ringan, akan diberikan sanksi berupa pencabutan KTP dan pencabutan izin usaha.

“Untuk pelanggaran ringan, seperti tidak menggunakan masker dan rumah makan atau wakop yang tidak menerapkan protokol Covid, berikan sanksi tertulis dan sanksi administratif, yaitu berupa pencabutan KTP dan pencabutan izin usaha,” tambahnya.

Untuk diketahui, jumlah kasus Covid-19 di Maros mencapai 600 kasus, namun 544 diantaranya sudah dinyatakan sembuh. (*)

Catatan Redaksi: Mari bersama-kita lawan virus corona. Kami mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat 3M (memakai masker, rajin mencuci tangan dan selalu menjaga jarak).

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru