oleh

Pembebasan Lahan Jalur Kereta Api Sulsel Capai 30 Persen di Maros

Wakil Menteri Kementerian Agraria dan Tata Ruang-Badan Pertanahan Nasional (ATR-BPN), Surya Tjandra meninjau stasiun kereta api di Kecamatan Tanete Rilau Kabupaten Barru, Rabu 14 Oktober 2020.


Dalam kesempatan itu, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Timur, Jumardi menjelaskan tentang progres pembebasan lahan dan progres pembangunan jalur kereta api di Pangkep dan Maros.

Setelah pembangunan kereta api (KA) di Kabupaten Barru rampung, pihaknya melakukan pembangunan di Kabupaten Pangkep dan Maros.

Hal ini untuk menghubungkan rel kereta api yang ada di Barru, Pangkep dan Maros. Dalam jalur Pangkep dan Maros akan dibangun 7 stasiun yang akan dikerjakan PT Bumi Karsa.

Stasiun ini yakni Stasiun Mandalle (km 67+850), Stasiun Ma’rang Pangkep, Stasiun Labbakkang Pangkep, Stasiun Pangkajene Pangkep, Stasiun Rammang Rammang Maros, Stasiun Maros Kota dan Stasiun Mandai Maros.

Ia mengatakan, untuk membangun satu stasiun penganggarannya berkisar antara Rp 20 sampai 30 miliar.

“Untuk pembangunan satu stasiun itu, biasanya menghabiskan antara Rp20 sampai Rp30 miliar. Jadi kalau dikalikan 7 stasiun angkanya lebih Rp 100 miliar,” jelasnya dalam keterangan pers yang dikutip dari sulselonline.com, Kamis (15/10/2020).

Ia menjelaskan, saat ini dalam pembebasan lahan Kabupaten Pangkep sudah mencapai 70 persen dan Kabupaten Maros 30 persen.

“Untuk di Pangkep progres pembangunan sudah sekitar 40 persen. Sedangkan di Maros progres pengerjaan sekitar 23 persen,” jelasnya.

Pihaknya menargetkan pembebasan lahan rel kereta api di Pangkep dan Maros rampung akhir tahun 2020 ini.

“Untuk pembebasan lahan, kami target bisa rampung tahun ini, karena di Pangkep kami target paling lambat pertengahan November dan untuk Maros bulan Desember 2020,” tambahnya.

Untuk diketahui, pembangunan jalur kereta api Makassar-Parepare mempunyai panjang track 142 km dengan 16 stasiun. Pembangunan dimulai sejak 2014 pada tahap I sepanjang 16,1 km di Barru dan mulai 2015 pada tahap II sepanjang 51,1 km.

Tahap III Pangkep 40,5 km, tahap III Maros 22,5 km dan 2017-2019 tahap IV sepanjang 4,9 km. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru