oleh

Kapan Pencairan Bantuan Usaha Rp 2,4 Juta di Maros?

Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial dalam bentuk uang. Kali ini bantuan untuk Usaha Mirko Kecil dan Menengah (UMKM).

Bantuan uang untuk modal usaha ini disalurkan melalui Kementerian Koperasi dan UMKM Republik Indonesia Penyaluran bantuan ini dilakukan oleh pihak BRI.

Asisten Manajer Bisnis Mikro BRI Cabang Maros, Elvis mengatakan, ada sekitar 2.971 UMKM yang dananya sudah turun.

Hanya saja dana tersebut belum bisa dicairkan jika data-data mereka belum diverifikasi oleh pihak bank.

“Ada sekitar 2.971 UMKM yang akan menerima bantuan dana dari pemerintah pusat. Sebenarnya dana mereka sudah turun, hanya saja belum bisa dicairkan jika kami belum melakukan verifikasi terhadap usaha mereka,” ujarnya, mengutip media, Selasa (20/10/2020).

Dia menjelaskan, verifikasi yang dilakukan BRI hanya sebatas kecocokan data, yang ada di BRI dengan data calon Penerima, terutama NIK.

Verifikasi yang dilakukan tersebut guna memastikan alamat yang bersangkutan sudah betul.

Karena banyak dari usulan yang dimasukkan, alamat usaha yang dimasukkan, tidak sama dengan tempat usahanya tersebut.

Misalnya, dalam berkas yang diajukan lokasi yang dimasukkan berada di Desa Nisombalia Kecamatan Mandai. Sementara alamat tersebut berada di Kecamatan Marusu, sehingga perlu diverivikasi terlebih dahulu.

“Semua calon penerima yang datang ke BRI dan datanya cocok, setelah menanda tangani SPTJM dan surat pernyataan maka blokir rekeningnya langsung dibuka,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (Kopumdag) Maros, menyampaikan pihaknya sebatas mengusulkan saja.

“Yang kita lakukan hanya sebatas mengusulkan, berdasarkan data dan persyaratan administrasi yang diminta,” ujarnya, Kadis Kopumdag Maros, Kamaluddin,

Ia mengaku, pihak Kopumdag Maros tidak mengetahui berapa jumlah UMKM yang dananya telah dicairkan. Namun penerimaan bantuan ini akan dilakukan secara bertahap hingga bulan 12 nanti.

Dijelaskannya, dari 5.600 pelaku UMKM di Maros, jumlah UMKM yang telah disetorkan datanya sebanyak 4.600. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru